• Home
  • Posts RSS
  • Comments RSS
  • Edit
  • English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

    Google Chrome OS (GoCOS)

    Rabu, 22 Desember 2010
    Mungkin para pengguna internet lebih mengenal Google sebagai search engine sebagai tempat tujuan paling di utamakan untuk mengetahui berbagai hal yang tidak di ketahui. Bukan hanya dalam hal yang berhubungan dengan computer tEtapI berbagai hal dalam aspek kehidupan dapat di temukan di sini mulai dari pendefinisian sampai berbagai pengalaman dari orang-orang lain di berbagai penjuru dunia sebagaimana kegunaan dari internet itu sendiri.

    Tetapi tidak hanya sukses sebagai search engine Google juga merambah ke berbagai sektor seperti adanya gmail yang dapat membantu anda berkirim-kiriman email. Google Calender dll tak hanya itu Google juga mengembangkan Android OS yg awal mulanya di rancang untuk kebutuhan Mobile Phone dan PDA.dalam artikel ini akan membahas tenteng Google chrome operating system atau dapat di sebutdengan GoCOS. Seperti yang dilihat dari berbagai sumber google chrome OS Sesuai namanya, sistem operasi tersebut merupakan pengembangan lanjutan proyek web browser Chrome. jika berjalan sesuai rencana,pada akhir tahun ini GoCOS akan diluncurkan ke komunitas open source. Dan pada semester ke-2 tahun 2010, netbook (laptop) sudah dapat menggunakan sistem operasi GoCOS dengan cuma-cuma alias gratis. GoCOS juga didesain dapat diinstall untuk dekstop standar (komputer).

    Di mAana tentunya Dengan platform seperti ini, maka para pengguna GoCOS akan mendapat keuntungan dari segi waktu. Akses browser internet (layanan online) dengan GoCOS akan jauh lebih cepat dari OS lain, hal ini karena tidak perlu booting (star up atau menyalakan komputer) lama. Seperti yang terjadi pada OS lain misalnya Windows OS, Mac OS, Linux OS membutuhkan waktu yang lebih lama untuk terkoneksi ke internet sejak menyalaKAN komputer karena platfotm sistem operasinya tidak dibuat khusus untuk akses ke internet. Tentunya Google chrome OS ini di buat dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan para pengguna netbook/notebook yang tidak bisa lepas dari mengakses internet. Sehingga GoCOS dibangun dari platform web browser.sesuai dengan kebutuhan zaman di mana saat ini teknologi berkembang pesat dari menit-ke menit. “Kecepatan, kesederhanaan dan keamanan merupakan aspek kunci dari Sistem Operasi Chrome buatan Google,” menurut pernyataan dari Google.

    Tentunya ketiga hal tersebut yang dapat di jadikan daya tarik tersendiri untuk system operasi tersebut. Selain itu ada beberapa aspek yang dapat di unggulkan dalam SO ini seperti sifatnya yang open source. Pengguna dapat dengan mudah mendapatkannya karna gratis dan berbeda dari windows yang untuk mendapatkannya ktia harus membayarnya, OS gratis ini dapat berjalan untuk sistem prosesor x86 maupun ARM.

    Lalu dari segi waktu tentunya seperti yang sudah di tuliskan di atas karna di buad Dengan platform berbasis browser, maka penggunaan GoCOS akan menghemat waktu yang cukup banyak bagi orang yang memiliki aktivitas internet/online.

    Dari segi kesederhanaannya OS ini tidak membutuhkan hardware (prosesor, memori dll) yang besar untuk beroperasi dengan cepat. Tentunya Hal yang berbeda dengan produk OS terbaru yang membutuhkan spesifikasi tinggi agar bekerja dengan kecepatan tinggi.dan yang terpenting dari segi keamanannya GoCOS ini diharapkan bebas dari virus, malware dan tidak perlu mengupdate keamanan (antivirus). Karna dalam praktek cara kerjanya Setiap aplikasi terdapat di dalam security sandbox sehingga lebih sulit bagi malware dan virus untuk menjangkiti komputer anda. Di mana unsur utama yang mencirikan Chrome adalah proses isolasi setiap tab di sandbox untuk mencegah tabrakan dari satu tab dengan yang lain dan untuk meningkatkan perlindungan dari situs-situs jahat. Dengan OS Chrome, Internet menjadi pendukung utama untuk PC Anda untuk mencatat dokumen.Namun karena Chrome OS sangat tergantung dengan koneksi internet.

    Apakah tetap dapat di gunakan jika kita tidak berada di lingkungan yang memiliki koneksi ke internet? hal itu tentunya sudah ada solusinya agar tidak menjadi kekurangan dari SO ini. Anda dapat menggunakan OS Chrome Sytem bila pengguna tidak memiliki sambungan Internet. Chrome Browser Gears mengintegrasikan secara default, sebuah teknologi yang memungkinkan para peggunanya untuk mengakses ke beberapa aplikasi seperti Google Docs, Gmail, Google Calendar, dll, yang berjalan secara langsung, bila pengguna tidak tersambung. Jadi tanpa internet kita masih dapat menulis email, surat . Dan ketika pengguna akan terhubung ke Internet lagi, maka data Anda akan disinkronisasi dan diperbarui.

    Di era informatika seperti aat ini tentunya banyak perusahaan-perusahaan IT saling berlomba lomba menemukan hal-hal baru untuk mendapatkan perhatian dari masyarakat tentunya dengan meluncurkan erbagai produk-produk yang bermanfaat khususnya dalam memudahkan melakukan pekejaan dan menghemat waktu dan biaya.tentunya setiap produk memiliki kelebihan dan kekurangan dalam penciptaannya.

    Bahaya Teh bagi kesehatan Tubuh Manusia

    Selasa, 21 Desember 2010
    Teh..sudah tidak diragukan lagi bahwa tumbuhan yang di tanam di pegunungan ini memiliki banyak manfaat karena kandungan antioksidannya. Tapi siapa sangka (termasuk saya), bahwa dibalik manfaat-manfaat yang dikandungnya, teh juga memiliki dampak negative bagi orang-orang tertentu.
    orang-rang tersebut adalah:
    1. Pasien yang fungsi ginjalnya tidak baik dan tak dapat menahan kencing
    atau inkontinensia karena teh berfungsi melancarkan pembuangan air kemih.
    Banyak minum teh mengganggu fungsi ginjal, sehingga akan semakin
    memberatkan penyakit pasien tersebut.
    2. Wanita hamil
    Wanita yang sedang hamil membutuhkan berbagi macam gizi untuk menyuplai
    kebutuhan metabolisme tubuhnya dan juga janin dalam kandungannya. Kalau ia
    terlalu banyak minum teh, maka zat tanin atau samak dalam teh dapat
    bersenyawa dengan zat besi dalam makanan yang dikonsumsinya menjadi
    semacam kompon yang tidak diserap oleh tubuh.

    Ini selain dapat mengakibatkan anemia dan kekurangan zat besi pada wanita
    hamil, juga dapat mengakibatkan janin dalam kandungan menjadi kekurangan
    zat besi bawaan. Sehingga setelah lahir bayi juga akan menderita anemia
    dan kekurangan zat besi.
    3. Wanita yang sedang menyusui
    Wanita yang sedang menyusui sebaiknya tidak minum teh kental. Hal ini
    karena salah satu dari racun dalam teh (kafein) bisa mempengaruhi
    pengeluaran air susu, sehingga ASI menjadi berkurang, selain itu kafein
    juga bisa masuk kedalam tubuh bayi melalui air susu yang dapat
    mengakibatkan usus bayi menjadi kejang, sehingga bayi akan menangis tak
    henti2nya.
    4. Orang yang sedang demam
    Untuk orang yang sedang menderita demam, minum teh bukannya dapat
    menurunkan suhu badannya tetapi justru akan meningkatkan suhu panas
    tubuhnya. Hal ini dikarenakan theophyline yang terkandung dalam teh dapat
    meninggikan suhu badan, bahkan membuat fungsi obat penurun suhu badan
    menjadi hilang atau berkurang.
    5. Orang yang lemah saraf dan mengalami insomnia
    Para penderita penyakit ini sebaiknya tidak minum teh karena hanya akan
    semakin memperparah penyakitnya. Hal ini disebabkan kandungan kafein dalam
    teh dapat mengakibatkan bergairahnya sistem saraf dan menaikkan
    metabolisme dasar, sehingga akan membuat semakin sulit tidur dan merasa
    gelisah.
    6. Orang yang kurang darah
    Zat besi dalam makanan memasuki saluran pencernaan dalam bentuk feros
    hidrosida koloid. Zat besi dalam bentuk koloid ini tidak dapat diserap
    tubuh secara langsung. Ia harus melalui peran getah lambung barulah dapat
    diserap melalui tubuh.
    Asam tanat dalam teh sangat mudah bersenyawa dengan zat besi dan membentuk
    asam tanat feros larut yang merintangi penyerapan zat besi. Bila tubuh
    orang yang kurang darah kekurangan zat besi, hemoglobin sintetis dalam
    tubuh bisa berkurang, dan penyakitnya bisa bertambah parah.
    7. Orang yang mengalami sembelit
    Mereka pantang minum teh kental karena asam tanat dalam teh mempunyai
    peran astringen, yaitu melemahkan penggeliangan saluran usus. Bila mereka
    nekat minum teh kental maka penyakitnya akan semakin bertambah parah.
    8. Anak-anak
    Minum teh tidak terlalu baik untuk anak2, hal ini dikarenakan setelah
    minum teh anak2 akan mudah terangsang semangatnya, nafsu makannya menurun,
    selaput lendir saluran pencernaan menyusut sehingga mempengaruhi
    pencernaan makanan dan penyerapannya.

    Asam tanat dalam teh juga dapat mempengaruhi penyerapan vitamin B dan zat
    besi dalam makanan sehingga mengakibatkan menurunnya hemoglobin dan
    menuyustnya volume eritrosit, yang akan berakibat mudah terserang anemia
    atau kurang darah.
    9. Orang yang mempunyai tekanan darah tinggi dan mengidap jantung.

    Teh memang dapat membantu melindungi jantung tapi bagi yang telah terlanjur
    menderita penyakit jantung mereka harus menghindari minum teh kental,
    karena kadar kafein dalam teh bisa merangsang orang dan menaikkan tekanan
    darahnya. Bila mereka tetap minum teh maka jantungnya akan berdetak cepat,
    merasa sangat gelisah bahkan mengalami arrhythmia atau tidak adanya irama
    jantung.

    Setelah mengetahui beberapa sebab mereka pantang minum teh tentunya akan
    menjadi perhatian bagi kita. Walaupun teh juga mempunyai manfaat bagi
    kesehatan tapi efek kesehatan teh lebih bersifat sebagai preventif
    (mencegah). Dan itupun akan berarti jika teh diminum secara teratur dan
    dengan takaran yang tepat.

    Minum teh atau teh hijau memang bermanfaat untuk tubuh, namun ada masa dimana minum teh perlu dikurangi. Mirip dengan anjuran orang-orang tua untuk mengurangi atau meniadakan minum kopi, Ibu-ibu yang sedang hamil harus berhati-hati dalam mengkonsumsi teh hijau karena kandungan kafeinnya sangat besar. Sementara ibu-ibu yang sedang menyusui, juga disarankan agar tidak mengkonsumsi kopi dan teh hijau karena dapat menimbulkan restlessness (sukar diam), sukar tidur, anemia dan effect negatif lainnya pada anak-anak yang sedang disusuinya.

    Banyak juga ibu yang sesudah melahirkan menempuh jalan instan untuk kembali langsing seperti minum pil pelangsing atau slimming tea (teh hijau) yang mengandung bahan laxative (obat pencahar), namun ingatlah, bahwa apapun yang kita makan atau minum, akan mempengaruhi air susu ibu yang diminum bayi. Barangkali kita harus mulai meyakini diri sendiri bahwa tidak ada yang instan dalam penurunan badan, tetap harus disertai oleh gerak badan atau olahraga dan makan makanan yang sehat.

    Dengan melakukan olah raga ringan tetapi rutin berkelanjutan setiap hari selama paling sedikit 15 sampai 20 menit seperti berjalan kaki, bahkan melaksanakan rutinitas pekerjaan rumah seperti berkebun dan menggosok lantai selama 30 menit sehari dapat membantu menurunkan berat badan.

    Kurangi sedikit asupan karbohidrat seperti nasi, roti, kentang dan mie setidaknya sepertiga atau seperempat dari biasanya. Tentu saja diet ini harus diimbangi dengan sayur-sayuran, buah-buahan, dan protein yang rendah kolesterol seperti ayam. Jangan lupa mengurangi asupan gula dan snack. Semua ini lebih mujarab daripada minum slimming tea, green tea extract, ataupun pil pelangsing. Sayur-sayuran hijau dan kacang-kacangan malah lebih baik untuk meningkatkan kualitas ASI.

    Sumber:
    www.pueblo.gsa.gov, health.yahoo.com, wrm-indonesia.org, query.nytimes.com

    Cara-cara tidur sehat

    Gangguan sulit tidur ini biasa disebut dengan insomnia. Insomnia merupakan gejala kelainan tidur, berupa sulit untuk merasa ingin tidur (memerlukan waktu lebih dari 30 menit untuk merasa ingin tidur), sering terbangun dari tidur (total waktu terbangun lebih dari 30 menit), dan bangun pada pagi subuh dan sulit untuk kembali tidur (total waktu tidur kurang dari 6,5 jam).
    Insomnia dapat disebabkan oleh bebagai hal. Beberapa penyakit dapat menyebabkan insomnia, yaitu Parkinson, sesak nafas, flu, hipertiroid, hipotiroid, hipoglikemi, batuk, gangguan fungsi hepar, gangguan fungsi ginjal, gagal jantung, pikun, hipertensi, dan beberapa penyakit lain. Nyeri kronik akibat rematik, menopausal, kolik, neuralgia, kanker juga dapat menyebabkan insomnia. Suasana yang dapat mengganggu tidur di waktu malam adalah nokturia (berkemih di waktu malam), suhu udara yang terlalu panas atau terlalu dingin, bising (tinggal di dekat rel kereta api, pabrik). Ketergantungan obat atau alkohol atau tembakau atau kafein (kopi) juga dapat menyebabkan insomnia, beberapa obat lain seperti antidepresan, kortikosteroid, reserpin. Penyebab lain yaitu depresi, stress berkepanjangan, kecemasan, skizofrenia (gangguan jiwa), hipomania, dan berita buruk atau kegagalan memperoleh sesuatu.
    Insomnia ada 3 jenis, yaitu insomnia kronis, insomnia transien, dan insomnia jangka pendek. Insomnia transien terjadi pada beberapa hari. Insomnia jangka pendek terjadi pada beberapa minggu dan dapat kembali seperti biasa. Insomnia kronis terjadi lebih dari 3 minggu.
    Ada 12 aturan tidur yang sehat:
    1. Berbaring di tempat tidur ketika benar-benar ingin tidur. Tetapi usahakan pada waktu yang sama ketika akan pergi tidur.
    2. Jangan menggunakan ranjang untuk aktivitas lain selain untuk tidur. Aktivitas lain seperti membaca, nonton TV, makan, telepon. Kebiasaan menggunakan ranjang untuk aktivitas lain membuat kebiasaan untuk terjaga ketika berbaring di ranjang.
    3. Pasang alarm untuk bangun pada waktu yang sama. Tanpa memandang lama waku tidur malam.
    4. Usahakan untuk tidak tidur siang.
    5. Jangan minum alkohol beberapa jam sebelum tidur. Alkohol dapat membuat tidur gelisah.
    6. Jangan mengkonsumsi kafein atau obat mengandung kafein beberapa jam sebelum waktu tidur. Karena kafein sebagai stimulan, dapat meningkatkan denyut jantung sehingga tubuh dapat terjaga sepanjang malam.
    7. Jangan merokok beberapa jam sebelum tidur. Rokok mengandung nikotin yang dapat meningkatkan semangat karena berefek sebagai neurostimulan.
    8. Olahraga pada sore hari (6 jam sebelum tidur). Latihan peregangan otot atau jalan kaki secukupnya selama 20 menit. Hal ini akan meningkatkan metabolisme dan suhu badan, lalu akan menurun sekitar 6 jam kemudian yang berefek pada tidur yang nyenyak.
    9. Sediakan waktu transisi untuk tidur degan mengurangi tingkat aktivitas sebelum tidur, hilangkan rasa cemas akan pekerjaan yang belum selesai, hari esok dan pikiran lainnya. Melakukan akivitas dengan tenang dan santai.
    10. Membersihkan diri sebelum tidur, memastikan pintu telah terkunci, dan menyesuaikan pencahayaan lampu, supaya merasa aman dan nyaman pada saat tidur.
    11. Memastikan tidak ada cahaya terang atau suara yang dapat mengganggu dan pastikan suhu ruang tidur nyaman.
    12. Keadaan lapar atau setelah makan banyak dapat menghambat tidur. Bagaimanapun jika merasa lapar sebaiknya makan makanan kecil atau minum segelas susu hangat sangat tepat untuk mengatasi masalah ini.
    Selain itu, kebutuhan magnesium dan kalsium sebaiknya dipenuhi, karena kekurangan keduanya dapat meyebabkan tidur tidak nyenyak. Magnesium dapat merelaksasikan otot dan kalsium berefek sebagai penenang pikiran. Kedua zat ini dapat diperoleh salah satunya pada susu. Karbohidrat kompleks yang terdapat pada roti dapat memacu pengeluaran serotin yang dapat merangsang rasa kantuk. Serotin juga dapat dipicu oleh asam amino triptofan yang terdapat pada susu, selain itu triptofan juga memicu pengeluaran hormon melatonin yang memerintahkan tubuh untuk untuk istirahat. Hormon ini akan dikeluarkan ketika sinar matahari mulai redup.

    Sejarah hypnosis dan Definisi dari hipnosis

    Definisi paling awal dari kata ‘hipnotis’ dicetuskan oleh Braid, yang mencetuskan istilah ‘hipnotisme’ sebagai singkatan dari ‘neuro-hipnotisme’, atau nervous sleep yang berlawanan dengan tidur normal, dan difenisikan sebagai “keadaan aneh system saraf yang diinduksi oleh konsentrasi yang terfiksasi dan abstrak dari mental dan visual mata, pada satu obyek, bukan merupakan keadaan alami yang menegangkan.
    Braid menguraikan dengan singkat definisi tersebut dalam karya berikutnya: “Asal sesungguhnya dan esensi dari kondisi hipnotik, merupakan induksi kebiasaan abstrak atau konsentrasi mental, sebagaimana dalam lamunan atau abstraksi spontan, kekuatan pikiran yang sangat banyak ditekuni dengan sebuah ide atau serangkaian pikiran, yang mengolah kesadaran individual, atau kesadaran yang secara berbeda, semua ide-ide lain, kesan-kesan, atau serangkaian ide-ide. Keadaan tidur hipnotik, bagaimanapun, merupakan antithesis atau lawan dari keadaan kondisi mental dan fisik yang mendahului dan menyertai tidur biasa.” Braid lalu mendefinisikan hipnotisme merupakan keadaan konsentrasi mental yang sering menuntun terhadap serangkaian relaksasi progresif yang disebut ‘nervous sleep”. Di kemudian hari, pada karyanya yang berjudul “The Physiology of Fascination”(1855), Braid mengakui bahwa terminologi aslinya salah, dan berpendapat bahwa istilah “hipnotisme” atau “nervous sleep” harus diterapkan pada minoritas subyek (10%) yang menunjukkan amnesia, menggantikan istilah “monodeisme”, yang artinya adalah konsentrasi terhadap satu ide, sebagai penggambaran keadaan waspada yang dialami orang lain. Sebuah definisi baru Hipnotis, diciptakan dari psikologi akademis, dicetuskan tahun 2005, ketika Perkumpulan Hipnotis Psikologi (Society for Psychological Hypnosis), Divisi 30 dari Asosiasi Psikologi Amerika (American Psychological Association-APA), mempublikasikanya mengikuti definisi formalnya.
    Definisi Hipnotis yang Baru Definisi Divisi 30 dan Deskripsi Hipnotis
    Hipnotis pada umumnya terkait dengan introduksi sebuah prosedur selama subyek tersebut disugesti untuk mengalami suatu pengalaman imajinatif. Induksi Hipnotis merupakan sugesti inisial yang luas menggunakan imajinasi seseorang dan mungkin mengandung perincian lebih lanjut pada introduksinya. Sebuah prosedur Hipnotis biasanya digunakan untuk memberikan dukungan dan mengevaluasi respon sugesti. Ketika menggunakan hipnotis, seseorang (subyek) dipimpin oleh orang lain (hypnotist) untuk memberikan respon terhadap sugesti untuk berubah pada pengalaman subyektifnya, perubahan persepsi, sensasi, emosi, pikiran atau tingkah laku. Orang tersebut dapat juga mempelajari Hipnotis diri sendiri (self hypnosis) yang merupakan tindakan untuk mengatur prosedur hipnotis atas kemauan orang tersebut. Jika subyek berespon terhadap sugesti hipnotis, umumnya menandakan bahwa Hipnotis telah berhasil dilakukan. Banyak pihak meyakini bahwa respon Hipnotis dan pengalaman merupakan karakteristik keadaan hipnotis. Di lain pihak, diyakini bahwa penggunaan kata ‘Hipnotis’ tidak diperlukan sebagai bagian dari induksi hipnotik, sedangkan pihak lain meyakini bahwa hal tersebut penting.
    Detail prosedur hipnotik dan sugesti akan berbeda, tergantung dari tujuan praktisi dan kegunaan klinis atau penelitian. Prosedur tradisional melibatkan sugesti untuk santai, walau relaksasi tidak perlu dilakukan untuk Hipnotis dan variasi sugesti yang luas dapat digunakan, termasuk sugesti yang membuat seseorang lebih waspada. Sugesti yang menimbulkan perpanjangan waktu hipnotis harus dinilai dengan membandingkan respon terhadap skala terstandardisasi yang digunakan pada keadaan klinis dan penelitian. Ketika mayoritas individual berespon terhadap sekurang-kurangnya beberapa sugest, kisaran nilai dari standardidasi dari nilai yg tinggi hingga rata-rata. Secara tradisional, nilai dikelompokkan menjadi kategori rendah, sedang, dan tinggi. Sebagaimana pada kasus dengan pengukuran skala positif pada konstruksi psikologis, seperti perhatian, kewaspadaan, dan bukti tercapainya keadaan Hipnotis akan meningkatkan nilai individual.
    Induksi
    Hipnotis biasanya dimunculkan dengan tehnik ‘induksi hipnotik’. Secara tradisional, keadaan ini diinterpretasikan sebagai sebuah metode untuk membuat subyek berada dalam keadaan ‘hypnotic kerasukan (trance)’. Bagaimanapun para pencetus teori ‘nonstate’ memiliki pandangan yang berbeda, yaitu mempertinggi harapan klien, menegaskan peran mereka, memfokuskan perhatian, dan lain sebagainya. Ada banyak variasi tehnik induksi yang berbeda-beda menggunakan hipnotisme. Bagaimanapun, metode yang paling berpengaruh adalah metode ‘fiksasi mata’ (eye-fixation) Braid, yang dikenal juga dengan mana “Braidisme”. Ada banyak variasi pendekatan fiksasi mata yang ada, termasuk induksi yang digunakan pada Stanford Hypnotic Susceptibility Scale (SHSS), pendekatan yang paling banyak digunakan secara luas pad lapangan hipnotisme.
    Deskripsi asli Braid terhadap induksinya adalah sebagai berikut: “Ambil obyek yang terang (saya biasanya menggunakan tempat lanset saya) antara ibu jari, telunuk, serta jari tengah tangan kiri, pegang dengan jarak 8 hingga 15 inci dari mata, pada posisi seperti ini, di atas dahi yang dapat menyebabkan tegangan antara mata dan alis, serta memampukan pandangan pasien terfiksasi pada obyek tersebut.
    Pasien harus dapat mengerti bahwa pandangan matanya harus tetap terfiksasi terhadap obyek tersebt, dan pikirannya terpusat pada satu obyek. Dapat diamati, bagaimana penyesuaian pandangan mata, pertama-tama pupil akan berkontraksi dan kemudian berdilatasi, dan setelah mencapai lama yang maksimal, dapat terlihat gerakan bergelombang, bila jari telunjuk dan jari tengah tangan kanan, diacungkan dan diarahkan dari benda mendekati kedua mata , sehingga obyek akan menjauh dari mata, yang sering terjadi, kelopak mata akan tertutup secara tidak sadar dengan gerakan bergetar. Jika tidak terjadi, atau pasien menggerakkan bola matanya, menimbulkan keinginannya untuk memulai kembali, berikan pengertian kepadanya bahwa dia boleh menutup mata kita jari digerakkan lagi mendekati mata, tetapi pandangannya harus tetap terfiksasi, pada posisi yang sama, dan pikirannya terfiksasi pada satu ide yaitu pada benda yang dipegang di atas kedua matanya. Umumnya akan ditemukan, bahwa kelopak mata akan tertutup dengan gerakan bergetar, atau menutup secara spasmodik.” Braid sendiri kemudian menyatakan bahwa tehnik induksi hipnotis tidak diperlukan untuk setiap kasus dan kebanyakan peneliti kemudian menemukan bahwa pada umumnya tidak banyak berguna daripada yang diperkirakan sebelumnya terhadap efek sugesti hipnotik. Banyak variasi dan alternatif dari tehnik hipnotis asli telah berkembang. Bagaimanapun, sekitar 100 tahun setelah Braid memperkenalkan metode tersebut, peneliti lain masih menyatakan: 9 dari 10 tehnik hipnotik yang aman adalah posisi bersandar, relaksasi otot, dan fiksasi pandangan disertai dengan penutupan mata.
    Sugesti Ketika James Braid pertama kali mendeskripsikan hipnotisme, dia tidak menggunakan istilah ‘sugesti’ tetapi dimaksudkan pada tindakan untuk memfokuskan pikiran sadar subyek terhadap satu ide yang dominan. Strategi terapi utama Braid melibatkan stimulasi atau mengurangi fungsi fisiologis pada area tubuh yang berbeda. Pada karya berikutnya, bagaimanapun juga, Braid meletakkan dasar bentuk sugesti verbal dan non verbal, termasuk penggunaan ‘sugesti bangun’ (waking suggestion) dan Hipnotis diri sendiri (self hypnosis). Setelah itu, penekanan hipnotis oleh Hippolyte Bernheim bergeser dari keadaan fisik pada proses psikologis sugesti verbal. Konsep Bernheim terhadap sugesti verbal primer pada hipnotis mendominasi subyek selama abad ke-20. Sehingga membuat beberapa pihak menyatakan bahwa ia adalah Bapak Hipnotis Modern. Hipnotisme kontemporer memakai berbagai macam sugesti, termasuk:
    Sugesti verbal langsung Sugesti verbal tidak langsung, seperti permintaan atau sindiran, metafora, dan ungkapan kata-kata pihak lain
    Sugesti non verbal dalam bentuk imajinasi mental, nada suara, dan manipulasi fisik. Perbedaannya pada umumnya ada antara sugesti yang diberikan dengan permisif atau dengan cara yang lebih otoriter. Beberapa sugesti hipnotis dimaksudkan untuk memberikan reposmon langsung, sedangkan lainnya (sugesti pasca-hipnotik) dimaksudkan untuk memicu respon setelah ada penundaan waktu selama beberapa menit hingga beberapa tahun pada beberapa kasus.
    Pikiran sadar vs pikiran bawah sadar
    Beberapa praktisi memahami sugesti sebagai suatu bentuk komunikasi primer langsung pada pikiran sadar subyek, sementara praktisi lain memandang sugesti sebagai sarana untuk berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar atau pikiran sadar. Konsep-konsep ini diperkenalkan dalam konsep hipnotisme pada akhir abad 19 oleh Sigmund Freud dan Pierre Janet. Perintis hipnotisme periode zaman Victoria, termasuk Braid dan Bernheim, tidak menggunakan konsep-konsep ini, tetapi mengakui bahwa sugesti hipnotis diarahkan kepada pikiran sadar subyek. Memang, sebenarnya Braid mendefinisikan hipnotisme sebagaimana berpusat kepada perhatian sadar terhadap suatu ide atau sugesti yang dominan. Pandangan berbeda mengenai sifat dasar pikiran telah menimbulkan berbagai konsep tentang sugesti. Praktisi hipnotis yang mempercayai bahwa respon yang dimediasi terutama oleh pikiran bawah sadar, seperti Milton Erickson, menciptakan berbagai macam kegunaan sugesti tidak langsung seperti metafora atau cerita, yang bermaksud untuk menemukan artinya dari pikiran sadar subyek. Konsep sugesti subliminal juga bergantung terhadap pola pikir. Sebaliknya, praktisi hipnotis yang percaya bahwa respon terhadap sugesti terutama dimediasi oleh pikiran sadar, seperti Theodore Barber dan Nicholas Spanos cenderung menggunakan lebih banyak sugesti dan instruksi verbal secara langsung.
    Refleks Ideo-Dinamis
    Teori neuro-psikologis sugestif hipnotis pertama kali diperkenalkan oleh James Braid yang mengadaptasi teori teman dan koleganya, William Carpenter tentang respoin reflex ideo motor untuk menjelaskan fenomena hipnotis. Carpenter telah mengamati secara dekat dari pengalaman sehari-hari tentang ide bahwa dalam kondisi tertentu, gerakan otot dapat cukup menghasilkan reflex, atau otomatisasi, kontraksi atau gerakan otot-otot yang terlibat, meskipun dalam derajat yang sangat kecil. Braid menjelaskan teori Carpenter untuk mengamati berbagai respon tubuh, selain gerakan otot, dapat dipengaruhi, contohnya, ide bahwa menghisap lemon secara otomatis dapat merangsang produksi air liur, sebagai respon kelenjar sekretorik. Oleh karena itu Braid mengadopsi istilah ‘ideo-dinamis’ yang berarti ‘kekuatan ide’ untuk menjelaskan berbagai gejala ‘psiko-fisiologis’ tubuh. Braid istilah ‘ide mono dinamis’ untuk merujuk pada teori bahwa hipnotis bekerja dengan memusatkan perhatian pada satu ide untuk memperkuat pada satu ide untuk memperkuat respon reflex ideo-dinamis. Variasi dasar atau teori sugesti ideo dinamis terus memegang pengaruh besar atas teori-teori hipnotis berikutnya, termasuk Clark L.Hull, Hans Eysenck, dan Ernest Rossi. Perlu dicatat, bahwa pada Psikologi periode Victoria, kata ‘ide’ mencakup setiap representasi mental, contohnya, citra mental, atau ingatan, dan lain sebagainya. Sugesti Pasca Hipnotis (post-hypnotic) Diduga sugesti pasca hipnotis dapat digunakan untuk mengubah perilaku seseorang setelah dihipnotis. Seorang penulis menyatakan bahwa ‘seseorang bisa bertindak beberapa waktu kemudian berdasarkan satu sugesti yang ditanamkan pada sesi hipnotis’. Seorang hipnoterapis mengatakan kepada salah satu pasiennya yang juga kawannya: “Ketika saya menyentuh jari Anda, Anda akan segera terhipnotis”. Empat belas tahun kemudian, pada sebuah pesta makan malam, ia menyentuh jari temannya dan kepala temannya segera jatuh terkulai di kursi.
    Kerentanan Braid membuat perbedaan kasar antara berbagai tahapan hypnosis yang disebut sebagai tahap kesadaran hipnotisme pertama dan kedua. Kemudian ia menggantikan istilah ini dengan perbedaan antara tahapan ‘sub hipnotis’, ‘hipnotis penuh’ dan ‘koma hipnotis’.. Jean-Martin Charcot membuat perbedaan serupa antara tahapan ini dengan nama berjalan saat tidur (somnambulism), kelesuan (lethargy), dan katalepsi. Namun Ambroise-Auguste Liebeault dan Bernheim memperkenalkan skala hipnotis yang lebih dalam, berdasarkan kombinasi tingkah laku, respon fisiologis dan respon subyektif. Sebagian diantaranya adalah akibat sugesti langsung dan sebagian akibat sugesti tidak langsung. Pada decade pertama abad 20, skala kedalaman klinis digantikan oleh penelitian klinis. Skala yang paling berpengaruh adalah ciptaan Davis-Husband dan Friedlander-Sarben yang dikembangkan pada tahun 1930-an. Andre Weitzenhoffer dan Ernest R.Hilgard mengembangkan Skala Kerentanan Hipnotis Standford pada tahun 1959, yang terdiri dari 12 bagian tes sugesti diikuti dengan skenario hipnotis terstandardisasi induksi fiksasi mata dan kemudian menjadi salah satu pegangan penelitian yang paling banyak direfensikan di bidang hipnotis. Tidak lama setelah itu, pada tahun 1962, Ronald Shor dan Emily Carota Orne mengembangkan skala kelompok yang mirip, disebut Skala Kerentanan Hipnotis Kelompok Harvard (Harvard Group Scale of Hypnotic Susceptibility (HGSHS)). Sedangkan teori yang lebih tua tentang kedalaman skala, mencoba untuk menyimpulkan tingkat ‘kerasukan (trance) hipnotis’ berdasarkan tanda-tanda yang dapat diamati, seperti amnesia spontan, kebanyakan pengukuran skala dari respon yang diamati atau dievaluasi sendiri terhadap tes sugesti spesifik, seperti sugesti langsung kekakuan lengan (katalepsi). Skala Standford, Harvard, dan skala kerentanan lain mengubah angka menjadi penilaian kerentanan seseorang seperti ‘tinggi’, ‘medium’, ‘rendah’. Diperkirakan 80% populasi berskala medium, 10% tinggi, dan 10% rendah. Nilai kemampuan hipnotis biasanya menetap tinggi pada masa hidup seseorang. Penelitan oleh Deirdre Barret menyatakan bahwa ada dua tipe subyek yang rentan yang disebut ‘Pengkhayal’ (Fantasizers) dan ‘Pemisah’ (dissociaters). Skor pengkhayal tinggi pada skala penyerapan sehingga mudah memblok stimulus dunia nyata tanpa hipnotis, sering kali berkhayal, melaporkan teman-teman khayalan pada saat kanak-kanak dan tumbuh dengan orang tua yang menyarankan permainan imajinasi. Pemisah sering memiliki riwayat penyiksaan anak atau trauma lainnya, belajar untuk lari pada kehampaan dan untuk melupakan kejadian-kejadian yang tidak menyenangkan. Kemampuan mereka untuk berkhayal sering menjadi kosong daripada khayalan kenangan yang samar-samar. Kedua nilai kelompok ini sama-sama tinggi untuk skala formal kerentanan hipnotis.

    Perilaku kognitif
    Di paruh kedua abad kedua puluh, ada dua faktor yang memberikan kontribusi bagi pengembangan pendekatan perilaku kognitif Hipnotis.
    1. Teori kognitif dan perilaku tentang hakikat Hipnotis (dipengaruhi oleh teori Sarbin dan Barber) menjadi semakin berpengaruh.
    2. Praktek hipnoterapi dan berbagai bentuk terapi perilaku kognitif tumpang tindih dan saling mempengaruhi. Meskipun teori hipnotis perilaku kognitif harus dibedakan dari pendekatan perilaku kognitif untuk hipnoterapi, keduanya memiliki konsep serupa, terminologi, dan asumsi yang telah diinterintegrasikan oleh para peneliti dan klinisi yang berpengaruh seperti Irving Kirsch, Steven Jay Lynn, dan lain-lain.
    Pada awal terapi kognitif-perilaku di tahun 1950-an, Hipnotis digunakan oleh para terapis perilaku awal seperti Yusuf Wolpe dan juga oleh para terapis kognitif awal seperti Albert Ellis. Barber, Spanos & Chaves memperkenalkan istilah "perilaku kognitif" untuk menggambarkan teori keadan tidak terhipnotis (nonstate) pada Hypnotism:Imagination & Human Potentialities (1974). Namun, Clark L. Hull telah memperkenalkan psikologi perilaku kembali ke tahun 1933, yang didahului oleh Ivan Pavlov. Bahkan, teori dan praktek awal dari hipnotisme, bahkan teori Braid, mirip dengan teori kognitif-perilaku dalam beberapa hal.

    PENGERTIAN E-COMMERCE

    Jumat, 03 Desember 2010
    Definisi E-Commerce menurut Laudon & Laudon (1998), E-Commerce adalah suatu proses membeli dan menjual produk-produk secara elektronik oleh konsumen dan dari perusahaan ke perusahaan dengan computer sebagai perantara transaksi bisnis.
    E-Commerce atau yang biasa disebut juga dengan istilah Ecom atau Emmerce atau EC merupakan pertukaran bisnis yang rutin dengan menggunakan transmisi Electronic Data Interchange (EDI), email, electronic bulletin boards, mesin faksimili, dan Electronic Funds Transfer yang berkenaan dengan transaksi-transaksi belanja di Internet shopping,
    Stock online dan surat obligasi, download dan penjualan software, dokumen, grafik, musik, dan lain-lainnya, serta transaksi Business to Business (B2B). (Wahana Komputer Semarang 2002).
    Sedangkan definisi E-Commerce menurut David Baum (1999, pp. 36-34) yaitu: E-Commerce is a dynamic set of technologies, applications, and bussines process that link enterprises, consumers, and communities through electronics transactions and the electronic exchange of goods, services, and informations.
    Diterjemahkan oleh Onno. W. Purbo: E-Commerce merupakan satu set dinamis teknologi, aplikasi, dan proses bisnis yang menghubungkan perusahaan, konsumen, dan komunitas tertentu melalui transaksi elektronik dan perdagangan barang, pelavanan, dan informasi yang dilakukan secara elektronik.

    Definisi dari E-Commerce menurut Kalakota dan Whinston (1997) dapat ditinjau dalam 3 perspektif berikut:
    1. Dari perspektif komunikasi, E-Commerce adalah pengiriman barang, layanan, informasi, atau pembayaran melalui jaringan komputer atau melalui peralatan elektronik lainnya.
    2. Dari perspektif proses bisnis, E-Commerce adalah aplikasi dari teknologi yang
    menuju otomatisasi dari transaksi bisnis dan aliran kerja.
    3. Dari perspektif layanan, E-Commerce merupakan suatu alat yang memenuhi keinginan perusahaan, konsumen, dan manajemen untuk memangkas biaya layanan (service cost) ketika meningkatkan kualitas barang dan meningkatkan kecepatan layanan pengiriman.
    4. Dari perspektif online, E-Commerce menyediakan kemampuan untuk membeli dan menjual barang ataupun informasi melalui internet dan sarana online lainnya.
    Jenis-jenis E-Commerce
    Kegiatan E-Commerce mencakup banyak hal, untuk membedakannya E-Commerce dibedakan menjadi 2 berdasarkan karakteristiknya:
    1. Business to Business, karakteristiknya:
    • Trading partners yang sudah saling mengetahui dan antara mereka sudah terjalin hubungan yang berlangsung cukup lama.
    • Pertukaran data dilakukan secara berulang-ulang dan berkala dengan format data yang telah disepakati bersama.
    • Salah satu pelaku tidak harus menunggu rekan mereka lainnya untuk mengirimkan data.
    • Model yang umum digunakan adalah peer to peer, di mana processing intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
    2. Business to Consumer, karakteristiknya:
    • Terbuka untuk umum, di mana informasi disebarkan secra umum pula.
    • Servis yang digunakan juga bersifat umum, sehingga dapat digunakan oleh orang banyak.
    • Servis yang digunakan berdasarkan permintaan.
    • Sering dilakukan sistim pendekatan client-server. (Onno W. Purbo & Aang Arif. W; Mengenal E-Commerce, hal 4-5)
    Tujuan Menggunakan E-Commerce dalam Dunia Bisnis
    Tujuan suatu perusahaan menggunakan sistim E-Commerce adalah dengan menggunakan E-Commerce maka perusahaan dapat lebih efisien dan efektif dalam meningkatkan keuntungannya.
    CONTOH TOKO / SITUS BERBASIS E-COMMERCE
    Banyak toko - toko online bermunculan di internet, salah satunya ialah Forum Jual Beli yang dibuat oleh Kaskus.us, dimana forum ini akan mempertemukan penjual dan pembeli dalam satu forum.
    MEKANISME PELAYANAN
    Mekanisme dalam berjualan di FJB ini adalah, dimana seseorang harus mempunyai akun kaskus, agar dapat menjual produknya di FJB Kaskus. Setelah berhasil, kita dapat menjelaskan detail produk yang dipasarkan beserta gambar produk tersebut.
    MEKANISME PEMBAYARAN
    Biasanya seorang / sebuah toko online, akan menyediakan rekening, mekanismenya seperti ini :
    - Pertama jika kita ada niat untuk membeli produk online, kita dapat menyampaikannya ke penjual dengan cara sms (biasanya penjual mencantumkan nomor telepon), e-mail atau komentar pada web tersebut.
    - Kedua kita akan diminta mentransfer sejumlah uang pada penjual, setelah ditransfer kiat diharuskan mengkonfirmasinya.
    - Ketiga setelah itu kita akan mendapat informasi bahwa produk sedang dikirim.
    KELEMAHAN
    Seperti kebanyakan toko online lainnya, kelemahannya ialah maraknya penipuan di FJB, seperti memberi nomor rekening palsu atau produk tidak diantar.

    Dengan adanya E-Commerce, seseorang tidak perlu repot - repot pergi ke toko yang jauh untuk membeli sebuah produk, tapi dengn adanya E-Commerce, kita hanya perlu duduk dan melihat - lihat produk yang dipasarkan di Internet.
    SUMBER :

    http://jurnal-sdm.blogspot.com/2009/08/e-commerse-definisi-jenis-tujuan.html


    http://tamrinarea.blogspot.com/2010/10/definisi-e-commerce-berikut-contoh.html

    Universitas Gunadarma Sebagai Suatu Sistem.

    Jumat, 05 November 2010
    Universitas Gunadarma Sebagai Suatu Sistem.

    Sebagai Contoh:
    1. Misalnya sistem perkuliahan,
    a. data mahasiswa seperti (Nama, NPM, Kelas, Jurusan) sebagai input.
    b. kegiatan belajar mengajar di kelas, Kuis, UTS, UAS, Ujian Utama sebagai proses.
    c. dan Daftar Nilai Siswa (DNS) sebagai output dari proses tersebut.

    2. Sistem pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), sebagai mahasiswa kita wajib mempunyai KRS untuk mengetahui kita aktif atau tidak pada semester tersebut dan juga untuk mengetahui jumlah sks yang kita ambil pada semester tersebut.
    a. Untuk membuat KRS yang pertama kita menyerahkan blanko pembayaran kepada petugas PSA Online sebagai syarat pengisian KRS.

    b. Setelah itu kita boleh mengisikan data indentitas diri pada terminal yang telah disediakan di PSA Online, seperti, (Jurusan, Nama, NPM, Tanggal lahir, No. Telp) sebagai input dari proses pembuatan KRS.

    c. Memilih mata kuliah yang akan kita ambil.

    d. Jika sudah yakin, maka selesai semua proses tersebut dan kita tinggal menunggu KRS tercetak sebagai output dari proses tersebut

    Sistem Informasi Manajemen

    Minggu, 03 Oktober 2010
    Sistem Informasi Manajemen merupakan suatu sistem yang memiliki suatu struktur, di dalam tulisan ini kita akan mempelajari sedikit gambaran dan struktur didalam suatu SIM.
    Pengertian
    Sistem Informasi Manajemen Berasal dari kata Management Information Systems dalam bahasa Inggris merupakan sistem informasi yang menghasilkan hasil keluaran (output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.
    Menurut Kroenke, David, 1989 Sistem Informasi Manajemen adalah pengembangan dan penggunaan sistem - sistem informasi yang efektif dalam organisasi-organisasi.
    Pembahasan
    Pengertian SIM dalam istilah umum adalah sebuah sistem manusia atau mesin yang terpadu untuk menyajikan informasi guna mendukung fungsi operasi organisasi, manajemen, dan proses pengambilan keputusan di dalam suatu organisasi. Sistem ini menggunakan hardware dan software komputer, prosedur pedoman, model manajemen, dan keputusan serta sebuah bank atau basis data yang disebut database. Didalam melaksanakan suatu SIM akan melakukan proses pemasukan , pengolahan dan proses manajemen. Didalam proses manajemen SIM didefinisikan sebagai aktivitas - aktivitas:
    • Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode untuk mencapai tujuan tersebut.
    • Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai kebutuhan, disebut kebutuhan.
    Tujuan umum Sistem Informasi Manajemen yaitu:
    • Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen.
    • Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan.
    • Menyediakan informasi untuk pengambilan keputusan.

    Struktur SIM
    Didalam suatu SIM terdapat suatu struktur dipandang menurut konsep struktural yaitu struktur konseptual dan fisik memungkinkan pembahasan dan perancangan sistem fisik yang akan mendefinisikan cara pelaksanaan suatu SIM.
    • Struktur Konseptual
    • Struktur Fisik
    Struktur konseptual suatu SIM adalah untuk subsistem fungsional yang terpisah ditambah suatu pangkalan data, beberapa aplikasi umum, dan satu model dasar analisa umum dan model keputusan. Pada struktur fisik semua aplikasi terdiri atas program yang sama sekali terpisah, tetapi hal ini tidak selalu demikian adanya sehingga ada penghematan yang cukup besar dari pengolah terpadu dan pemakain modul umum. Pengolahan terpadu dicapai dengan perencanaan berbagai aplikasi yang paling berhubungan sebagai suatu sistem tunggal untuk menyederhanakan kaitan (interface) dan mengurangi duplikasi masukan sehingga melewati batas fungsional. Struktur fisik juga dipengaruhi pemakain modul umum untuk pengoperasian pengolahan yang menyebabkan tidak ada aplikasi yang lengkap tanpa pemakaian modul umum.
    Selain menggunakan pandangan struktuar SIM mengunakan beberapa pendekatan atau pandangan yang terpisah, tetapi klasifikasinya berhubungan :
    1. SIM berdasarkan elemen - elemen operasi
    Jika diminta untuk memperlihatkan sistem informasi dari sebuah organisasi, maka akan diperlihatkan komponen fisiknya.
    2. SIM sebagai pendukung keputusan
    Keputusan - keputusan dibuat untuk memecahkan masalah. Dalam usaha memecahkan suatu masalah, pemecah masalah mungkin membuat banyak keputusan. Keputusan merupakan rangkaian tindakan yang perlu diikuti dalam memecahkan masalah untuk menghindari atau mengurangi dampak negatif, atau untuk memanfaatkan kesempatan.
    3. SIM berdasarkan aktifitas atau kegiatan manajeman
    Struktur dari suatu sistem informasi dapat diklasifikasikan dalam bentuk suatu Hirarki dari perencanaan manajeman dan aktifitas pengendalian. Kegiatan dan informasi untuk tiga tingkat adalah saling berhubungan.
    4. SIM berdasarkan fungsi organisasi
    Sistem informasi manajeman dapat dianggap sebagai suatu federasi subsistem yang didasarkan atas fungsi yang dilaksanakan dalam suatu organisasi. Masing-masing subsistem membutuhkan aplikasi - aplikasi untuk membentuk semua proses informasi yang berhubungan dengan fungsinya, walaupun akan menyangkut database, model base dan beberapa program komputer yang biasa untuk subsistem fungsional. Dalam masing-masing subsistem fungsional, terdapat aplikasi untuk proses transaksi, pengendalian operasional, pengendalian manajeman dan perencanaan strategis.
    Kesimpulan
    Didalam melaksanakan suatu SIM akan melakukan proses pemasukan , pengolahan dan proses manajemen untuk Menyediakan informasi yang dipergunakan di dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan manajemen semua itu tidak akan terjadi tanpa suatu struktur dalam SIM.
    Diambil dari :
    http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_Informasi_Manajemen
    http://blog.re.or.id/struktur-sistem-informasi-manajemen.html


    Komponen SIM
    Komponen sistem informasi manajemen adalah seluruh elemen yang membentuk suatu sistem informasi. didalam Komponen sistem informasi terdabat delapan blok bangunan. Kedelapan blok bangunan itu adalah blok masukan, blok model, blok keluaran, blok teknologi, blok basis data, Blok Komponen software, Blok Komponen hardware dan blok kendali.
    • Blok masukkan adalah blok yang mewakili semua data yang dimasukkan atau diinput oleh pengguna kedalam system informasi, termasuk diantaranya metode dan media untuk memperoleh data yang dimasukkan atau diinput, yang dapat juga berupa dokumen dasar.
    • Blok model yaitu blok yang terdiri dari kombinasi-kombinasi prosedur, logika dan juga model matematik yang akan memanipulasi atau mentransformasikan data masukan dan data yang tersimpan dalam basis data untuk menghasilkan data yang diinginkan.
    • Blok keluaran hasil dari system informasi itu sendiri yaitu berupa data atau informasi yang bermanfaat dan berkualitas.
    • Blok Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan dan mengakses data, neghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian dari sistem secara keseluruhan.
    • Blok basis data adalah semua kumpulan file yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya yang diorganisasi sedemikian rupa agar dapat diakses secara mudah dan cepat.
    • Blok kendali yaitu pengendalian perlu dirancang dan diterapkan untuk meyakinkan bahwa hal-hal yang bias merusak sistem dapat dicegah atau bila terlanjur terjadi kesalahan dapat langsung diatasi.
    • Blok Komponen software merupakan Software yang berfungsi sebagai tempat untuk mengolah, menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari hardware untukmenciptakansuatuinformasi.
    • Blok Komponen hardware merupakan Hardware berperan penting sebagai suatu media penyimpanan vital bagi sistem informasi.Yang berfungsi sebagai tempat untuk menampung database atau lebih mudah dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.
    Komponen sistem informasi terbagi menjadi dua yaitu komponen Sistem informasi manajemen secara fungsional dan sistem informasi manajemen secara fisik :
    1. Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fungsional
    Komponen sistem informasi adalah seluruh komponen yang berhubungan dengan teknik pengumpulan data, pengolahan, pengiriman, penyimpanan, dan penyajian informasi yang dibutuhkan untuk manajemen, meliputi:
    a. Sistem Administrasi dan Operasional
    Sistem ini melaksanakan kegiatan-kegiatan rutin dalam melakukan penoperasian dan administrasi seperti bagian personalia, administrasi dan sebagainya dimana telah ditentukan prosedur-prosedurnya dan sistem ini harus diteliti terus menerus agar perubahan-perubahan dapat segera diketahui.
    b. Sistem Pelaporan Manajemen
    Sistem ini berfungsi untuk membuat dan menyampaikan laporan-laporan yang bersifat periodik kepada pengambil keputusan atau manajer dalam merencanakan (menetapkan strategi, tujuan dan arah tindakan), mengorganisasikan, memprakarsai, mengkoordinir dan mengendalikan operasi untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.
    c. Sistem Database
    adalah sebuah bank data yang dapat dijangkau oleh sistem. Database memuat seluruh data perusahaan yang peranannya sangat penting bagi kelancaran organisasi, sehingga dibutuhkan suatu manajemen pengolahan yang baik. Berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi oleh beberapa unit organisasi, dimana database mempunyai kecenderungan berkembang sejalan dengan perkembangan organisasi, sehingga interaksi antar unit akan bertambah besar yang menyebabkan informasi yang dibutuhkan juga akan semakin bertambah.
    d. Sistem Pencarian
    Berfungsi memberikan data atau informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan sesuai dengan permintaan dan dalam bentuk yang tidak terstruktur.
    e. Manajemen Data
    Berfungsi sebagai media penghubung antara komponen-komponen sistem informasi dengan database dan antara masing-masing komponen sistem informasi.
    2. Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fisik
    Komponen Sistem Informasi Manajemen secara fisik adalah keseluruhan perangkat dan peralatan fisik yang digunakan untuk menjalankan sistem informasi manajemen. Komponen-komponen tersebut meliputi:
    a. Perangkat keras:
    1) Komputer (CPU, Memory)
    2) Pesawat Telepon
    3) Peralatan penyimpan data (Decoder)
    b. Perangkat lunak
    adalah aplikasi-aplikasi yang digunakan didalam computer itu sendiri untuk melakukan atau membantu melakukan proses memasukkan data
    1) Sistem Operasi
    2) Program aplikasi
    c. DataBase
    1) File-file tempat penyimpanan data dan informasi
    2) Media penyimpanan seperti pita komputer, paket piringan.
    d. Prosedur pengoperasian
    1) Instruksi untuk pemakai, cara yang diperlukan bagi pemakai untuk mendapatkan informasi yang akan digunakan
    2) Instruksi penyiapan data sebagai input
    3) Instruksi operasional
    e. Personalia pengoperasian
    1) Operator
    2 ) Programmer
    3) Analisa sistem
    4) Personalia penyiapan data
    5) Koordinator operasional SIM dan pengembangannya.
    Kesimpulan
    keseluruhan perangkat dan peralatan fisik yang digunakan untuk menjalankan sistem informasi manajemen yang berhubungan dengan teknik pengumpulan data, pengolahan, pengiriman, penyimpanan, dan penyajian informasi yang dibutuhkan untuk manajemen adalah komponen komponen SIM
    Saran
    Dalam menjalankan suatu SIM kita harus memperhatikan komponen-komponen SIM yang kita butuhkan jangan sampai terjadi keslahan dalam mentukan komponen yang akan kita gunakan referensi.
    http://22adi.blogspot.com/2010/01/komponen-pendukung-sim.html